Proses Sedang Berjalan

Salah satu sifat manusia dalam katagori buruk adalah “terburu-buru”; seperti terburu-buru ingin cepat sampai, terburu ingin cepat selesai, terburu-buru ingin lekas ini dan itu, atau bisa juga tidak kuat berlama-lama, kurang tekun, atau tidak sabaran nunggu.

Padahal kita tahu, bahwa bumi itu setengahnya malam dan setengahnya lagi siang. Di bumi ini kita dapat giliran bertemu malam dan siang. Bila bertemu siang, maka waktu siang itu tidak bisa dipercepat atau diperlambat menjadi malam, dan bila kita berada di waktu malam, maka waktu malampun tidak bisa dipercepat maupun diperlambat menjadi siang. Semuanya kudu antri, kudu giliran, dan semuanya kudu mau nunggu proses yang sedang berjalan dengan rela ataupun terpaksa.

Kalau jarum jam bisa diputar sekehendak kita, namun sang “waktu” tidak akan mengikuti kehendak si pemutar jarum jam. Karena sang “waktu” tidak bisa dipercepat dan tidak bisa diperlambat. Mengingat sunatullah yang berlaku di alam semesta ini, menghormatinya akan lebih adem ketimbang mengikuti prasangka dan menurut diri, karena “apa yang menurut diri itu baik, belum tentu baik menurut Allah, dan apa-apa yang menurut diri itu tidak baik, juga belum tentu menurut Allah tidak baik.

BOOKSearch: BEST SELLER BOOKS AND HOT NEW RELEASES? monggo :) KLIK DISINI (:   ««  Cara mudah cari referensi pustaka

Related Post



0 Komentar:

Poskan Komentar

 
 

POPULAR Detak Hidup

KOMEN Detak Hidup

BACA Detak Hidup

 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner