Antara Shalat & Maksiat

Shalat dapat mencegah maksiat dan maksiat dapat menangkal shalat. Bolehjadi pengalaman dalam menjalankan ibadah shalat hasilnya sangat variatif bagi peshalat, ada yang shalatnya mencegah maksiat dan ada juga maksiatnya menghalangi melaksanakan shalat atau shalatnya dilaksanakan namun maksiatnya juga dijalankan.

Beginilah serba-serbi peshalat, semestinya menurut alquran bahwa “shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar” realitanya haruslah demikian, namun kenyataannya yang dialami oleh peshalat benar adanya demikian dan benar realitanya belum demikian.

Pertanyaannya adalah: Ada apa ya… dengan shalat? Kok bisa mencegah perbuatan keji dan munkar?

BOOKSearch: BEST SELLER BOOKS AND HOT NEW RELEASES? monggo :) KLIK DISINI (:   ««  Cara mudah cari referensi pustaka

Related Post



9 Komentar:

Anonim mengatakan...

semestinya kita tak hanya mengerjakan sholat saja tapi belajar memahami apa yang terkandung dalam sholat...

Yunihadi Indra R mengatakan...

Jadikanlah sholat sebagai kebutuhan hidup bukan sekedar menjalankan kewajiban, Insya Allah sholat bisa dijadikan untuk menangkal perbuatan ingkar dan keji...

Anonim mengatakan...

Nice artikel.Mohon ijin juga untuk URL nya link kan ke saya. Terima kasih.

DetakHIDUP mengatakan...

silahkan mas semoga bermanfaat. dengan saling menjalankan silaturrahami, saling mengingatkan dan saling memperbaiki kelurusan.

Ummiega mengatakan...

Bagaimana mengupayakan sholat benar2 mencegah perbuatan keji dan munkar. Ironisnya masih banyak yang melakukan sholat hanya dohirnya saja.

Anonim mengatakan...

Sekedar sharing saja ya ummi,
pertama, evaluasi shalat2 kita:
@ ba'da shalat, apakah kita masih ingat ke Allah atau tidak?
@ ba'da shalat sampai ketemu shalat berikutnya, apakah diantara waktu tsb terisi dengan taqwa atau tidak?
Kedua upaya memperbaiki:
@ Luruskan niatnya hanya ke Allah, jangan karena ria.
@ Jaga kelurusan niatnya [lagi menghadap Allah] & jangan lalai [kesadarannya tidak menghadap ke Allah]
@ Shalatlah dengan sungguh-sungguh shalat, jangan setengah hati, jangan asal jadi dan jangan terburu-buru.
@ Rasakan nikmatnya shalat dari gerakan ke gerakan berikutnya dengan thumak'ninah.
Ini saja yang bisa dibagikan
dan mohon maaf bila ada kekeliruan.

Ummiega mengatakan...

syukron, akhi.

Unknown mengatakan...

kalau sholat kita udah menyatu dengan hati kita dan itu tujuan hanya Allah...Allah Tuhan Yang Maha Suci dan segala3nya. kita akan merasa seperti belum sholat dan jarak waktu terasa tidak terasa dan tidak terbatas.......itu yang saya alami
wassalam

Anonim mengatakan...

Trimakasih saudara Edwin sudah mau berbagi pengalaman di tempat ini. Semoga saja, panggilan "hayya 'ala shalat" yang kita jawab dengan "laa haula wa quwwata illa billah" akan semakin menambah keimanan kita kepada Allah.

Posting Komentar

 
 

POPULAR Detak Hidup

KOMEN Detak Hidup

BACA Detak Hidup

 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner